Bahan Makanan Yang Mengandung Racun

BukaIndo.com - Makanan lazimnya merupakan asupan bagi tubuh yang selain lezat juga memiliki nutrisi bagi kesehatan tubuh. Dari makanan ini kebutuhan akan protein, mineral, karbohidrat dan vitamin bagi tubuh terpenuhi. Jenis-jenis makanan yang ada disekitar pun beragam mulai dari yang normal sampai yang tidak normal. Kalau soal selera maka hal tersebut adalah penilaian setiap individu.


Yang dimaksud makanan normal adalah makanan yang sering dikonsumsi seperti sayur sup, ikan goreng, tempe bacem atau soto. Nah, kalau makanan yang tidak normal adalah makanan dengan bahan-bahan yang jarang bahkan memang tidak lazim dikonsumsi seperti sup buaya, sate ular atau kalajengking goreng. Selain tidak lazim, manfaat nutrisi dari bahan-bahan tersebut pun tidak menjamin.
Namun ternyata ada pula bahan makanan yang seringkali dikonsumsi, bahkan menjadi favorit beberapa orang, yang memiliki zat mematikan. Artinya bisa menimbulkan penyakit jika dikonsumsi secara berlebihan seperti berikut ini :

Kentang
Kentang merupakan makanan yang dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan juga kecantikan. Olahan kentang ini bisa menjadi berbagai macam makan yang lezat. Namun ternyata kentang pun bisa membawa penyakit. Glycoalkaloids merupakan zat berbahaya yang terdapat pada kecambah, batang dan daun kentang. Zat tersebut bisa terbentuk karena menyimpan kentang dalam jangka waktu yang lama serta terkena cahaya matahari. Diare, pusing, kram hingga koma bisa menjadi akibat fatal mengkonsumsi zat tersebut.

Biji Ceri
Mengandung Hidrogen Sianida yang dinamakan asam prussiac. Jika memakan zat ini dalam jumlah tertentu bisa mengakibatkan kematian. Kandungan ini juga terdapat pada biji buah apel.

Almond
Kacang almond merupakan bahan makanan yang cukup lezat dan sering digunakan sebagai campuran bahan makanan lain. Namun yang patut diwaspadai adalah kacang almond pahit. Jenis kacang ini ternyata mengandung hydrogen sianida yang berbahaya. Jika memakan 7-10 almond pahit bisa mengakibatkan panyakit pada orang dewasa dan mengakibatkan kematian bagi anak-anak.

Rhubarb
Sejenis talas atau keladi yang biasanya diolah bagian batangnya. Olahan batang rhubarb ini bisa menjadi makanan lezat. Namun tidak begitu dengan daunnya. Daun rhubarb mengandung asam oksalat yang memicu penyakit batu ginjal. Mengkonsumsi 5 kilogram daun rhubarb bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Pala
Bahan ini merupakan bumbu rempah yang menambah kelezatan pada beberapa makanan tradisional Indonesia. Namun ternyata pala ini juga berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Pala mengandung zat halusinogen yang dapat menimbulkan reaksi kejang. Dosis 5 gram pala menyebabkan kejang ringan sedang dosis 8 gram mengakibatkan kejang akut. Bahkan mengkonsumsi satu buah pala bisa menyebabkan nutmeg psychosis atau kegilaan diikuti dengan kematian.

Tomat
Buah sayur ini sering kali dijumpai sebagai pelengkap suatu makanan, bahkan dijadikan minuman yang menyehatkan. Tapi bagian batang dan daun tomat ternyata mengandung zat alkali yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Sering memakan tomat hijau ? Ternyata tomat hijau juga membawa dampak serupa. Lebih baik hindari memakan tomat mentah atau bagian daun tomat dalam jumlah banyak
Madu mentah
Mengkonsumsi madu mentah yang tidak melewati proses pemanasan atau pasteurisasai ternyata cukup berbahaya. Karena madu tersebut masih mengandung zat grayanotoksin yang bisa menyebabkan mual, pusing dan muntah selama 24 jam.

Singkong
Ternyata umbi dan daun singkong memiliki zat sianida yang banyak, meskipun tidak di semua umbi singkong kandungan sianidanya berjumlah besar. Hanya pada beberapa umbi singkong yang mengandung sedikit sianida, itu pun akan hilang jika singkong dimasak dengan benar.


Share on Google Plus

About Voltage Feed

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment