Menyelami Keindahan Biota Laut Langka di Pulau Pasumpahan

BukaIndo.com - Siapa yang tidak tahu Padang? Ibu kota Sumatra Barat ini dikenal dengan makanan yang cita rasanya sudah diakui oleh dunia. Sehingga tak heran kalau banyak orang yang suka menikmati kuliner khas dari kota tersebut. Selain dari bidang kuliner, Padang juga potensi lain yang dapat menjadi magnet untuk menarik para wisatawan. Salah satunya adalah Pulau Pasumpahan, destinasi wisata yang berkaitan dengan legenda asal Minangkabau, Malin Kundang.
Image Source: Telusuri Indonesia
Keindahan di Balik Legenda dari Pulau Pasumpahan
Pulau Pasumpahan merupakan salah satu tempat wisata yang tertelat di kawasan laut Sumatra Barat. Kata pasumpahan sendiri berasal dari legenda tentang anak durhaka bernama Malin Kundang yang dikutuk oleh ibunya menjadi batu. Meski kisah ini masih sangat erat meliputi Pulau Pasumpahan, bukan berarti Anda tidak bisa menikmati keindahannya. Karena belum banyak yang tahu, destinasi wisata ini masih mempunyai lingkungan yang bersih; nyaris jauh dari tangan-tangan usil.
Luas dari Pulau Pasumpahan sendiri tidak terlalu besar, yakni hanya sekitar 5 hektar. Meski begitu, tempat ini menawarkan panorama alam yang sangat indah. Antara lain pantai dengan bentangan pasir putih yang terasa lembut pada telapak kaki. Anda bisa melakukan berbagai kegiatan seperti jalan-jalan hingga piknik di pinggir pantai. Namun, jangan lewatkan pula keindahan lautnya. Sebab, pemandangan di bawah lautnya tidak kalah memukau.

Mengamati Biota Bawah Laut di Pulau Pasumpahan
Anda yang menyukai kegiatan diving atau snorkeling wajib menjelajahi biota laut di Pulau Pasumpahan. Di bawah sana, pecinta wisata bahari akan menemukan terumbu karang yang masih sangat alami. Maka tak heran kalau Anda juga akan mendapati hewan-hewan langka yang hidup di sekitar ekosistem tadi. Keindahannya tidak kalah menawan dibandingkan tempat wisata bahari lain di Indonesia. Sayangnya, kawasan Pulau Pasumpahan belum dilirik atau dikembangkan oleh pemerintah.
Image Source: KlikHotel
Selain jernihnya air laut yang biru kehijauan, Anda juga akan mendapati habitat untuk flora dan fauna yang masih alami. Dari Pulau Pasumpahan, Anda kuga dapat berkunjung ke pulau lain, seperti Pulau Pisang. Di pulau tersebut, terdapat sebuah batu yang konon merupakan jelmaan Malin Kundang yang sudah dikutuk. Karena letaknya yang tidak terlalu jauh dari Pulau Pasumpahan, Anda bisa menikmati keindahan biota laut di sekitar Pulau Pisang.

Akses dan Akomodasi ke Pulau Pasumpahan
Karena masih jarang dikunjungi, akses menuju Pulau Pasumpahan juga relatif sulit ditempuh. Pulau ini terletak sekitar 200 meter dari Pulau Sikuai. Untuk menjangkaunya, Anda harus memakai speedboat atau perahu kayu yang disediakan oleh masyarakat. Anda butuh biaya sebesar Rp 35,000 untuk menempuh perjalanan selama 20 menit lewat jalur Sungai Pisang. Cara ini bisa Anda lakukan kalau punya biaya yang terbilang pas-pasan.
Jika Anda punya biaya yang besar, gunakan agen travel atau biro perjalanan untuk mempermudah akses serta akomodasinya. Dari Padang, Anda bisa memakai kapal di Pelabuhan Teluk Bayur. Sayangnya, akses menuju pelabuhan masih sulit dan jalannya belum semulus di perkotaan. Dari Padang, Anda setidaknya harus menempuh perjalanan sejauh 40 kilometer menuju ke pelabuhan rakyat. Jalannya pun berkelok, sehingga harus berhati-hati saat berkendaraan.
Namun, kelelahan yang Anda rasakan akan segera pudar begitu tiba di pelabuhan. Dari sana, Anda bisa menikmati pesona memikat dari Pulau Pasumpahan. Jika ingin bermalam, Anda bisa membangun tenda untuk berkemah di sekitar pulau.


Share on Google Plus

About Voltage Feed

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment