Menyelesaikan Masalah Transportasi di Indonesia, Bisakah?

BukaIndo.com - Terkait permasalahan transportasi daring, pada hari Selasa (15/3/2016),  Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara akan memanggil dua pemilik transportasi umum berbasis aplikasi daring. Pemanggilan ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik yang berkaitan dengan keberadaan transportasi daring yang dinilai tidak sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Pertemuan ini dilakukan pada pukul 13.00 di kantor Kemenkominfo dan melibatkan pemilik dari Uber Asia Limited dan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab).


Rudiantara mengatakan bahwa pihaknya akan mencari solusi terbaik dari keberadaannya kedua transportasi yang memakai sistem daring tersebut.  Sebelum rekomendasi dari Menteri Perhubungan untuk memblokir kedua aplikasi transportasi tersebut dijalankan, Rudiantara akan mendengarkan penjelasan dari kedua pihak terlebih dahulu mengenai layanan transportasi yang mereka jalankan. Hal ini dilakukan karena untuk menuntaskan masalah transportasi seperti ini, aspirasi dari semua pihak perlu didengarkan dengan baik karena transportasi melibatkan hajat banyak orang dari seluruh lapisan masyarakat sehingga keputusan akhir yang dibuat nantinya bukanlah keputusan yang hanya muncul dari salah satu pihak saja.

Dari paparan berita diatas, bisa disimpulkan jika masalah transportasi adalah masalah yang cukup kompleks dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan konfilk yang berkaitan dengan masalah transportasi tersebut.  Zaman sekarang adalah zamannya segala sesuatu yang dilakukan secara daring. Hal ini juga berlaku untuk transportasi. Masalah yang berkaitan dengan transportasi, khususnya transportasi umum memang tidak ada habisnya. Belum banyak tranportasi umum yang memuaskan masyarakat, hal ini disebabkan karena buruknya pelayanan yang diberikan. Selain itu, faktor lain yang menyebabkan layanan transportasi umum yang buruk adalah karena kondisi angkutan umum yang kurang laik jalan dan juga perilaku pengguna yang kurang baik untuk dicontoh, misalnya adanya perilaku pelecehan seksual, pencurian, copet, dan perilaku kurang menyenangkan lainnya.

Padahal jika pemerintah mampu menyelesaikan masalah transportasi dengan baik, masalah yang berkaitan dengan transpoertasi daring tentu bisa diselesaikan dengan mudah. Kehadiran ojek dan taksi daring menunjukkan bahwa pelayanan transportasi umum yang dikelola pemerintah belum memuaskan sebagian besar masyarakat. Meskipun kehadiran mereka ditentang banyak pihak seperti taksi dan ojek pangkalan atau perusahaan yang sudah memiliki izin resmi, namun masih ada beberapa faktor yang membuat masyarakat tetap menggunakan jasa ojek maupun taksi daring seperti kemudahan dan kenyamanan selama perjalanan serta biaya yang terjangkau. Kehadiran mereka yang hanya memerlukan aplikasi untuk memesannya juga memudahkan mobilitas masyarakat dalam beraktivitas sehingga dapat memangkas waktu perjalanan agar lebih efisien.

Sekalipun terlibat dalam masalah yang berkaitan dengan perizinan dan adanya pihak lain yang menentang kehadiran transportasi daring tersebut, tetap saja masih banyak masyarakat yang menggunakan jasa taksi daring tersebut. Regulasi yang jelas mengenai kehadiran transportasi daring ini harus diperjelas lagi aturannya supaya tidak ada lagi kesalahpahaman dan pertentangan dari berbagai pihak karena pada dasarnya semua orang menginginkan transportasi yang murah, mudah dijangkau, aman, dan tentu saja tepat waktu sampai ke tujuan.

Sebelum menyalahkan pemerintah sepenuhnya, hendaknya masyarakat juga introspeksi diri dengan kehadiran transportasi daring tersebut, khususnya untuk pihak-pihak yang sudah terlebih dahulu mencari rezeki dari penggunaan transportasi umum tersebut. Sudahkah mereka memberikan pelayanan yang terbaik untuk pengguna jasa mereka? Apakah transportasi yang mereka miliki/kendarai sudah tidak ugal-ugalan, sudah tidak ngetem sembarangan, sudah tidak mogok mendadak, dan beberapa pertanyaan lainnya yang mengganjal di sebagian masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada penggunaan transportasi umum.

Memang kompleks jika mengurai masalah transportasi di Indonesia, namun apabila semua pihak mau berkoordinasi satu sama lain demi terciptanya sistem transportasi yang aman dan selaras dengan kepentingan masyarakat luas, bukan tidak mungkin jika penggunaan transportasi daring bukanlah suatu masalah yang harus dibesar-besarkan dan bisa selaras dengan program pemerintah untuk menciptakan sistem transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Share on Google Plus

About Voltage Feed

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment